Dilansir dari : kamaratasmedia.id Puasa adalah ibadah yang penuh hikmah dan keberkahan. Salah satu momen yang dinantikan saat berpuasa adalah waktu berbuka. Namun, tahukah Anda bahwa cara berbuka puasa ternyata memiliki tuntunan dari Rasulullah SAW? Berikut lima langkah buka puasa sesuai sunnah yang bisa diamalkan untuk meraih pahala lebih.
1. Menyegerakan Buka Puasa Saat Waktunya Tiba
Rasulullah SAW bersabda, “Manusia akan terus berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim). Menyegerakan berbuka saat adzan Maghrib berkumandang adalah sunnah yang dianjurkan. Hal ini menunjukkan rasa syukur atas nikmat Allah SWT sekaligus menjaga kesehatan tubuh setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Selain itu, menunda berbuka tanpa alasan yang jelas justru dapat mengurangi keberkahan ibadah puasa. Oleh karena itu, pastikan untuk segera membatalkan puasa begitu waktu Maghrib tiba.
2. Membaca Doa Buka Puasa dengan Khusyuk
Membaca doa sebelum berbuka adalah salah satu adab penting yang diajarkan Rasulullah SAW. Doa berbuka puasa yang sering dibaca adalah:
“Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.”
Artinya: “Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.” (HR. Abu Daud).
Membaca doa ini dengan penuh penghayatan akan menambah kekhusyukan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, berdoa juga menjadi momen untuk memohon ampunan dan rahmat-Nya.
3. Berbuka dengan Kurma atau Makanan Manis Alami
Sunnah Nabi menganjurkan untuk berbuka dengan kurma. Jika tidak ada kurma, bisa diganti dengan makanan atau minuman manis alami seperti madu atau air putih. Rasulullah SAW biasa berbuka dengan 3 butir kurma, sebagaimana disebutkan dalam hadits:
“Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa ruthab (kurma basah) sebelum shalat. Jika tidak ada ruthab, maka dengan tamr (kurma kering). Jika tidak ada tamr, beliau meminum air.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi).
Makanan manis alami membantu mengembalikan energi tubuh dengan cepat setelah berpuasa seharian. Namun, hindari berlebihan dalam mengonsumsi gula agar tidak menimbulkan masalah kesehatan.
4. Makan Secara Bertahap dan Tidak Berlebihan
Setelah berbuka dengan kurma atau makanan ringan, disarankan untuk shalat Maghrib terlebih dahulu sebelum menyantap hidangan utama. Ini adalah sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW untuk menghindari kekenyangan berlebihan.
Makan secara bertahap membantu sistem pencernaan beradaptasi setelah kosong selama berpuasa. Langkah ini juga mencegah gangguan pencernaan seperti kembung atau sakit perut.
Selain itu, Nabi SAW mengajarkan untuk tidak makan sampai terlalu kenyang. Sepertiga lambung untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara adalah prinsip yang baik dalam menjaga kesehatan.
5. Bersyukur dan Berbagi dengan Sesama
Buka puasa adalah momen yang tepat untuk memperbanyak syukur dan berbagi kebahagiaan. Rasulullah SAW sering mengajak orang lain untuk berbuka bersama, baik keluarga, tetangga, atau orang yang membutuhkan.
Berbagi takjil atau hidangan berbuka kepada orang lain termasuk amalan yang mulia. Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa yang memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa, maka dia mendapat pahala seperti pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang tersebut sedikit pun.” (HR. Tirmidzi).
Dengan mengamalkan kelima langkah ini, buka puasa tidak hanya sekadar menghilangkan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi ibadah yang penuh keberkahan. Semoga kita bisa mengikuti sunnah Nabi SAW dalam setiap momen berbuka puasa.